Aku menatap nanar pada sesosok Srigala yang sedang melahap kaki seorang gadis yang berpakaian sangat indah. Srigala itu menatapku tajam saat aku mengatakan satu nama yang aku yakini cukup terkenal di kalangan Srigala, Ethan. Dalam sekejap Srigala itu menghentikan aktivitasnya yang terlihat begitu mengasyikkan. Dia langsung merubah wujudnya menjadi sesosok manusia yang yang mengenakan sebuah kaos berwarna hitam dan celana jeans yang juga berwarna hitam. Dia langsung menarik tanganku dengan kasar dan mendorongku ke sebuah pohon yang cukup tinggi menjulang. Dia seolah tak menghiraukan suara Hendra, Abi, dan Ria yang sedari tadi memanggilku. Tapi sepertinya mereka tak melihat sosok asli dari pria yang sekarang sedang berdiri di hadapanku dan memenjaraku dengan tangannya yang sedik

