Kebenaran Memang Selalu Menyakitkan “CLARA AWASSS!!” teriak Rendy. Ckkkiiitttttt... Buk! Rendy mendorong Clarisa, untuk menghindari motor yang baru saja hampir menabraknya. Kepala Rendy terbetur. Tapi, untung saja tidak sampai pingsan. Hanya saja tadi Clarisa sempat terguling-guling di jalan. Clarisa terkapar lemah di jalanan, ia melihat Rendy yang juga terkapar. Clarisa lihat darah segar mengalir di hidung Rendy. Untuk ke sekian kalinya Rendy memyelamatkan nyawanya. Rendy bangun perlahan dan menghampiri Clarisa, “Lo ga apa-apa Clara?” Tanya Rendy cemas. Clarisa menggeleng, “Lo mimisan, lo ga apa-apa kan Ren?” Clarisa cemas. “Maafin gue Clara, gue ga maksud bohongin lo. Gue sama Fitri memang udah lama tunangan. Gue ga mau aja semua orang tah

