'Baiklah sudah cukup, aku tidak kuat lagi.' Batin Diva berkata, lalu ia bangkit dari bangkunya dan menuju UKS. Untunglah sekarang jam istirahat sehingga ia tidak perlu repot untuk meminta izin pada guru yang sedang mengajar. Hari ini sesuai prediksinya, Diva bangun terlambat setengah jam sebelum bel masuk sekolah berbunyi. Hasilnya gadis itu mendadak berubah menjadi angin topan agar ia tidak terlambat sampai sekolah. Walaupun jelas usahanya sia-sia. Mamanya yang melihatnya hanya bisa menggeleng, tidak berniat memperingatinya lagi. Diva terlambat lima belas menit dan pintu gerbang telah tertutup. Membuat gadis itu menjadi bulan-bulanan Bu Linda yang ternyata masih dendam padanya. Tidak apa-apa dia dimarahi seperti ini, semoga dosanya bisa dikurangi. Semua kekacauan tersebut jelas berasa

