Chapter 38 : Without You

2094 Kata

Tidak seperti pagi sebelumnya, semua terasa berbeda. Kembali seperti dulu sebelum ia mengenal apa itu kasih sayang pengorbanan atas nama perasaan. Menjadi sosok monster yang di takuti sepertinya memang jati diri yang sebenarnya. Tidak ada kasih sayang, hanya menjunjung tinggi nilai keberanian bertarung demi kekuasaan. Arkan berjalan cukup lambat dari gerbang masuk karena ia masih belum bisa berjalan dengan baik. Mamanya memaksa untuk mengantarkannya karena kondisi fisiknya yang tidak memungkinkan untuk mengendarai motor. “Udah baikkan, Ar?” tanya seorang satpam penjaga gerbang yang biasa Arkan beri rokok satu pack agar pintu belakang bisa dibukakan. Laki-laki itu tersenyum kecil, “lumayan, Pak. "Hati-hati ya jalannya, semoga lekas sembuh," ujar pria itu yang dijawab anggukan oleh Arkan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN