Sebuah Mobil bewarna putih yang sejak tadi ditunggu oleh Catherine akhirnya tiba juga, Wanita itu langsung berlari terburu-buru menghampiri mobil tersebut. Dengan cepat, ia buka gerbang rumahnya dan memeluk erat lelaki yang baru saja keluar dari mobil itu. Qaran yang saat itu tengah di gendong oleh Catherine sampai ikut terjepit tatkala ketika kedua orangtuanya saling berpelukkan. Cukup lama keduanya berpelukan dengan penuh mesra, siapapun yang melihat keduanya pasti bakal iri dengan kebahagiaan keluarga tersebut. "Aku benar-benar merindukanmu, Mas Dennis." Catherine tersenyum bahagia, ia biarkan keningnya dikecup hangat oleh sang suami yang tak lain ialah Dennis. Lalu secara bergantian, Dennis mencium berkali-kali pipi gemesnya Qaran. Sayangnya Qaran hanya memperlihatkan wajah cemberu

