22. Semanis Gula

1363 Kata

Selamat membaca. **** Riswan menarik tangan Ros, saat Ros hendak meletakkan piring di depan Riswan. Ros masih gugup dan berdebar, tangannya kini sudah berada dalam genggaman Riswan. Ros tak berani menatap hanya menunduk malu dengan gemetar. Riuh ramai suara langkah kaki berlalu lalang tak dihiraukan oleh Riswan yang saat ini tengah menatap Ros dengan penuh damba, jemari keduanya saling bertaut, seakan dirinya takut Ros hilang dari pandangan. Tak kuasa menahan kejolak rindunya, Riswan dengan berani menarik Ros hingga terduduk dipangkuannya, Riswan melingkarkan lengannya pada pinggang Ros memeluknya erat. Membuat wanita itu tersentak kaget, wajahnya sudah memerah bagai kepiting rebus. Bahkan nafas Ros tersendat-sendat saat marasai benda cukup besar di punggungnya. Ya, benar sekali, Tiswan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN