"Di mana Luke?" teriak raja iblis marah. Hentakan kakinya bahkan mampu membuat ruangan yang kini ditempatinya bergetar. Semua penjaga yang melihat raja iblis marah hanya bisa menunduk, jika mereka tidak bisa menjawab maka lebih baik diam daripada berakhir di bunuh jika memberikan jawaban yang tidak memuaskan raja. "Luke baru saja keluar dari penjara, Yang Mulia," kata salah satu penjaga yang kebetulan tadi sempat melihat lelaki itu. "Penjara? Penjara mana? Di mana dua tawanan yang datang bersama Sierra itu?" pekik raja yang langsung turun dari kursi singgasananya. "Tenang saja, aku tidak akan pernah mengkhianatimu dan membebaskan dua tahanan itu." Luke yang datang entah dari mana tiba-tiba berujar. "Kau sembunyikan di mana dua tawanan manusia itu, hah?" pekik raja iblis marah. Kedua m

