16. Delucia Hilang

1546 Kata

Delucia tengah duduk di atas rumput, menyandarkan dirinya di sebuah pohon yang cukup besar untuk menghalau sinar mentari menyorot ke arahnya. Semilir angin yang berembus membuat rambutnya berantakan, gadis itu menatap ke arah langit lalu langsung memejamkan kedua mata karena silau. Ia memainkan jemari telunjuknya, ia gerakkan dengan gerakan memutar di atas telapak tangan lain hingga membentuk pusaran angin yang sangat kecil. Delucia meniupnya lalu pusarangan angin tersebut berubah menjadi semakin besar secara perlahan dan bertahap. Meski ukuran pusaran tersebut kini telah cukup besar, tetapi angin itu tidak menerbangkan pohon dan membuat kacau karena Delucia yang mengendalikannya. Ia tersentak dan pusaran angin tadi seketika melebur setelah seseorang menepuk pundaknya dari belakang.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN