bab 6

1000 Kata
ketika maya dan orang tua aidan sedang berbincang bunga pun terkejut karna disana terdapat orang tua tuannya yang sudah datang dan mun mungkin sudah dari tadi tetapi dia tidak menyambutnya "nyona maaf saya tidak menyambut kedatangan nyonya dan tuan"ucap bunga sambil menunduk hormat "tidak apa bunga saya mengerti lagian saya baru saja sampai kemari"ucap ibu aidan sambil tersenyum ramah "kalo begitu saya permisi tuan,nyonya saya akan membuatkan minuman untuk kalian"pamit bunga "ohh iya silahkan terimakasih bunga"balas wanita paruh baya itu sambil tersenyum tanpa menunggu lama bunga pun langsung pergi ke dapur untuk menyiapkan minuman kedua orang tua majikannya itu "nyonya,tuan maaf sekali lagi saya tidak tau bahwa nyonya dan tuan kesini jadi mohon maaf sekali jika baru sekarang menyambut kalian"ucap bunga sambil membawakan nampan berisi jus di tangannya "sudah bunga ini bukan salah kamu"ucap wanita itu lagi bunga pun langsung masuk ke dapur lagi dan menyiapkan makanan mungkin majikannya itu akan makan tetapi saat sedang asik berbincang dan bercanda dari arah luar terlihat mobil mewah memasuki pekarangan mansion aidan dan siapa lagi kalo bukan pria itu "maya mau bantu mami!?"ucap wanita itu sambil tersenyum ke arah maya "mau mami,maya harus melakukan apa!!"jawab maya sambil menganggukkan kepalanya "sini maya mami bisikkan sesuatu papi juga"ucap wanita itu lagi langsung membisikkan sesuatu pada maya dan papih nya aidan keduanya orang tua aidan pun tersenyum sambil menatap jail sedangkan maya hanya menganggukkan kepalanya karna ia tidak mengerti dengan arah pembicaraan keduanya namun ia hanya mengikuti alurnya saja dan tanpa menunggu lama aidan pun langsung berlari ke dalam rumah dan betapa terkejutnya ia mendapati kedua orang tuanya ada di samping gadis yang ia rindukan itu "mami sedang apa disini!!"ucap aidan berusaha untuk tidak takut pada mami nya karna ia takut mami nya akan marah besar jika tau pria itu membawa gadis lain ke dalam rumahnya tanpa sepengetahuan kedua orang tuanya "aidan!!duduk kamu."ucap ibunya sambil menatap tajam ke arah aidan "ada apa mami!?"tanya aidan sambil mendudukkan bokongnya di sofa "kamu tau kesalahanmu apa!!" "tau" jawab aidan singkat "usir gadis itu"ucap wanita itu sambil menunjuk maya maya langsung kaget maya kaget karna ia pikir ibunya aidan benar benar serius dengan ucapannya padahal gadis itu tadi ikut serta dalam rencana itu tetap ntahlah gadis itu memang benar benar gadis polos mungkin jadi tidak bisa menangkap arah pembicaraan wanita itu aidan pun sama ia kaget bercampur marah karna mami nya tiba tiba sekali menyuruh pria itu untuk mengusir gadis yang ia rindukan itu enak saja maminya bilang begitu aidan tidak terima "apa maksud mami!!"ucap aidan tegas langsung berdiri dari sofanya "mami bilang usir gadis itu aidan!!apa kamu tidak mengerti pembicaraan mami"ucap mami nya dengan berpura-pura sangat marah pada pria itu "mami aidan minta maaf,aidan memang selau menuruti apapun perintah mami namun untuk sekarang aidan tidak bisa."ucap pria itu mulai meninggikan suaranya "aidan apa kamu tidak menyayangi mami nak?"ucap wanita itu pura-pura dramatis di depan aidan aidan bingung di sisi lain ia mulai mencintai gadis itu,namun apa mungkin ia membantah perkataan mami nya ia pun di landa bingung,ia melirik papihnya namun hanya di balas gelengan pria itu menandakan bahwa papi nya tidak bisa membantu anak malangnya itu "mami aidan mohon,aidan mencintai Maya"ucap aidan langsung menatap serius ke arah maminya dengan mata berkaca-kaca seekor aidan menangis?ohh no sungguh di luar dugaan wk maya yang kagetpun langsung membulatkan matanya meski tidak mengerti arah pembicaraan pria itu, namun maya tidak tau mengapa pria itu tiba tiba melihat mami nya dengan wajah berkaca-kaca dan ia pun melihat orang tua aidan yang menahan senyum sambil melirik ke arah pria itu "maaf kak aidan mencintai itu apa!?"maya malah bertanya dengan wajah polosnya padahal pria itu sedang menahan tangisnya orang tua aidan tertawa dengan pecah mendengar celetukan gadis itu,maya ini benar benar sungguh polos sekali lalu atas dasar apa anak nya itu malah jatuh cinta pada gadis polos yang malang ini "apa maksud mami kenapa mami malah tertawa apa mami pikir ini lucu!!"ucap aidan kesal sambil menatap ke arah mami dan papi nya "hahahha aidann kita bercanda kita sudah merencanakan ini dari awal"ucap papi nya sambil tertawa terbahak bahak "mami lihat anak yang mami pikir menyukai sesama jenis sekarang sudah jatuh cinta pada gadis polos"ucap papi aidan lagi sambil melirik ke arah istri nya itu "benar sekali papi,mami juga tidak menyangka putra kita sudah tau apa itu cinta"ucap mami nya masih dengan tawanya "jadi??mami dan papi hanya membohongi aidan!!"aidan semakin kesal oleh kelakuan mami nya "terus?penyuka sesama jenis!!benar benar orang tua macam apa inii"aidan emosi pada mami dan papinya memang mereka pikir aidan laki-laki apaan "maaf maaf mami hanya bercanda"ucap mami nya sambil menghentikan tawanya dan tertawa ke arah putra itu "lalu?maya bagaimana apakah mami tidak marah!?"tanya aidan lagi "yaa tidaklah sayang,mami dan papi malah sekarang menjadikan maya anak kita dan dia adikmu!!"ucap mami nya becanda rasanya ingin terus menggoda putra nya terus menerus pikirnya "tidakkk!!aidan tidak mau mempunyai adik seperti mayaa,aidan akan menjadikan maya menantu dari wiratama dan menantu pertama dari wiratama karna tidak mungkin bocil itu akan menikah secepatnya"ucap aidan tugas yang di maksud aidan adalah adiknya yang sekarang sedang bersekolah di luar negeri gadis itu bernama Salsabila putri wiratama yang selalu di panggil caca oleh orang orang terdekatnya,namun di sayangkan gadis itu sekarang sedang bersekolah di luar negri tepatnya di amerika karna keluarga wiratama tidak ada yang bersekolah di dalam negri karna pikir mereka fasilitas di dalam negri kurang lengkap,bahkan aidan pun adalah lulusan dari swiss "iyaa iyaa terserah kamu saja yang penting sekarang maya adalah anak mami!!iyakan sayang"ucap wanita itu yang langsung merangkul maya "iyaa mami"ucap maya sambil tersenyum ke arah wanita itu dan setelah perbincangan keluarga itu selesai bunga pun langsung menghampiri mereka dan mengajak mereka untuk makan terlebih dahulu "tuan sudah pulang ternyata,selamat datang tuan muda"ucap bunga pada aidan karna gadis itu melihat majikan muda nya itu sudah pulang dari luar kota dan seperti biasa si kulkas aidan hanya menganggukkan kepalanya "tuan,nyonya,tuan muda,nona maya,mari makan terlebih dahulu saya dan para maid sudah menyiapkan makanan untuk kalian"ucap bunga sambil menunduk hormat pada mereka "terimakasih bunga kita akan segera ke sana"ucap ibu aidan
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN