Romi tidak menginap di rumah sakit, jadi ia memutuskan untuk segera pulang. Ia menyuruh Ros untuk menghubungi taksi online. Tadi pun Romi sempat sedikit mengomeli Ros, sebab bisa menghubungi taksi online malah numpang tetangga, mana hanya berdua—bertiga tapi kan Una masih kecil. Jelas Ros hanya diam saja, ditanggapi pun malah runyam. C E M B U R U Begitu tiba di rumah, Romi langsung dituntun ke kamar agar bisa beristirahat dengan nyaman. Itu pun anak-anak Romi menyertakan, ingin mengetahui keadaan ayah mereka. Tentu ada rasa khawatir. "Ayah,” panggil Silmi pelan, ia berjalan menghampiri Romi yang berbaring di kasur. "Ayah nggak papa, Kak," ujar Romi seakan paham dengan maksud putri pertamanya itu. Bahkan ia melemparkan senyum lebar untuk meyakinkannya. "Nanti kalau Ayah butuh apa-apa

