"Mama mau mana?" tanya Una saat melihat Ros berpakaian rapi dan dipundaknya ada selempang tas Una yang berisi buku, s**u, minyak telon milik Una. Juga ada dompet dan ponsel Ros. "Jalan-jalan.” Ros tersenyum tipis. "Una ikut.” "Tapi nggak boleh rewel, ya?" pesan Ros yang langsung disetujui oleh Una dengan menganggukkan kepalanya. Ros pun mengulurkan tangannya untuk menggandeng Una. Sebelumnya Ros memakaikan kerudung pada Una. Romi datang. "Udah siap?" tanyanya. "Udah.” "Ayah ikut?" Romi tersenyum penuh arti, lantas menjawab, "Iya, dong.” padahal kan mau mengantarkannya imunisasi. Tapi wajah Una berseri-seri, merasa senang saja. "Ayo, berangkat!" ajak Ros segera, agar tidak mengantri lebih lama nantinya. Jika Una tahu bahwa ia akan disuntik saat ini dapat dipastikan sekarang juga aka

