Seokmin diam dengan pandangan lurus ke arah depan, bahkan dokumen yang menumpuk di depannya tidak ia pedulikan selama beberapa waktu, sampai kemudian terdengar suara ketukan pintu dari arah luar ruangannya. Setelah dipersilahkan, pintu terbuka dan menampakan sosok Han Jaehyun yang kali ini nampak berbeda. Pria itu yang biasanya mengenakan setelan casual kini berganti mengenakan setelan jas rapih. Jaehyun tersenyum ke arah Seokmin kemudian duduk di kursi depan meja si pria bermarga Kim itu. "Apa kabar? Bagaimana pekerjaanmu?" itu pertanyaan pertama yang dilontarkan Jaehyun pada si pria Kim. Seokmin hanya mengangguk singkat, jujur saja kepalanya masih pusing memikirkan soal penelepon misterius juga penawarannya beberapa saat yang lalu. Haruskah ia mengatakannya pada Han Jaehyun sekaran

