Dengan penuh kehati-hatian, Rinto mulai melepaskan pelukan kekasihnya kemudian dia mengambil sapu yang berada di pojokan kamar. "Di mana ularnya?" tanya Rinto sambil menatap ke arah Shakila yang masih ketakutan "Itu, itu....! di bawah kursi sofa....!" Dengan menarik nafas dalam, Rinto mulai menundukkan tubuh untuk mengecek keadaan di bawah kursi, dipenuhi rasa khawatir karena ada hewan melata yang semua orang hampir tidak menyukainya. nafasnya terlihat sedikit ditahan bersiap menghadapi apapun yang mungkin dia temui, Detik demi detik berlalu ketegangan di udara semakin terasa dan detak jantungnya semakin cepat berdegup. Rinto mulai mengangkat satu persatu kursi kemudian digeserkan dengan penuh ke hati-hatian, takut ular yang disebut oleh Shakila menyerang ataupun kabur tidak terpan

