Akmal bukanlah orang bodoh seperti yang dituduhkan oleh Shakila dan Rinto, dengan segera dia pun menjauh dari arah jendela membuat amarah kedua orang yang baru saja melabraknya kini terpancing kembali, mereka berdua hendak masuk lagi ke dalam namun ketika Saat memasuki pekarangan, para polisi yang baru saja mendatangi rumah Akmal mereka sudah keluar. "Mau ngapain lagi kalian, apakah kalian tidak menerima kebaikan beliau yang sangat baik tidak memproses kalian secara hukum yang berlaku?" tanya pak polisi dengan menatap tajam ke arah kedua orang yang terlihat mengeratkan giginya. "Barusan pria jahat itu mengintip kita dari jendela dan Melambaikan senyuman seolah menghina, tolong tangkap dia dan penjarakan sampai tidak bisa keluar lagi, karena kehidupan kami sekarang sedang terancam." "

