"Gigimu tidak kalah rapi dan bersih, seperti gigi ibu Shakila. tapi meskipun begitu kami akan melakukan yang terbaik untuk mencopot semua Gigi bapak, sebagai bentuk hukuman karena dengan Gigi itulah Bapak memakan hewan peliharaan sekaligus sahabat saya yang bernama Robi. biarkan gigi-gigi itu menanggung dosa yang sudah mereka lakukan." ujar Akmal sambil menyekap dahi Rinto yang mulai dipenuhi oleh keringat, padahal keadaan suasana kala itu semakin terasa dingin. Hzzzzzz....! hzzzzzzz....! Rinto hanya bisa mendesis untuk menjawab ancaman yang diberikan, tubuhnya terus bergerak-gerak Bahkan dia menaikkan kepala sambil diangguk-anggukkan, Sepertinya dia ingin menyampaikan sesuatu. "Kamu juga ingin diberikan kesempatan untuk mengobrol seperti apa yang aku lakukan terhadap laki-laki." Menda

