"Kenapa kamu masih duduk santai. seperti tidak memiliki pikiran?" ujar Shakila sambil menghampiri Rinto yang sedang asyik mengunyah makanannya. "Apa maksudmu? tiba-tiba berbicara ngelantur. Lagian kalau tidak menuduh dan menyalahkan orang lain, kamu bisanya mendomel ataupun berteriak seperti orang yang kurang waras." jawab Rinto yang terlihat masih acuh. "Gimana aku nggak berteriak dan panik seperti sekarang. barusan Pak Saiful menelepon mengabarkan bahwa restoran Kita akan tutup oleh badan Pengawasan Obat dan Makanan." "Kok bisa?" tanya Rinto yang terlihat merubah raut wajahnya seperti raut wajah Shakila, wajah yang panik kenapa hidup mereka tidak bisa tenang harus dirundung masalah demi masalah yang datang silih berganti, padahal baru saja mereka pulang dari rumah sakit. "Iya, in

