Menyiksa Akmal

1088 Kata

Akmal mengeluarkan handphonenya kemudian menghubungi seseorang, namun tidak terdengar apa yang ia bicarakan, yang jelas dia berpura-pura sangat ketakutan. selesai menelepon Akmal menyalakan kamera handphonenya kemudian disimpan di tempat yang tidak terlihat, dilanjutkan dengan berjalan menuju ke arah pintu, membukanya dengan lebar seolah menyambut ingin kedatangan kedua tamunya. Akmal mundur beberapa langkah, rahangnya terlihat digerak-gerakan seolah sudah bisa menebak apa yang akan terjadi, Bahkan dia menarik otot-otot lengan dan leher yang terasa kaku, wajahnya terus dipenuhi dengan senyuman merasa menang dengan apa yang sudah ia perbuat. "Sabar ya, wajah! mungkin hari ini kamu akan mendapat pukulan, tapi aku jamin itu tidak akan sakit." ujar Akmal yang terlihat memijat-mijat bagian

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN