Fariq dan Aca melangkah bersama menuju ruangan Aca dan alis Fariq saling menaut saat dari jauh ia melihat Setya yang hendak menuju ruangan papanya yang sekarang ditempati istrinya. "Lihat sayang, sepagi ini dia sudah menuju ruanganmu, padahal kamu masih di sini," ujar Fariq yang tangannya bergerak memegang tangan istrinya, Aca menoleh dan tersenyum menatap suaminya yang terlihat kesal. "Sayaaang, aku meminta file-file perusahaan besar yang bekerja sama dengan perusahaan kami, aku mau belajar, agar aku tidak tergantung padanya, hmmm masih cemburu?" terdengar tawa Aca lirih. "Aku tidak cemburu, hanya heran saja, sepagi ini dia sudah mau ke ruanganmu, rajin amat," Fariq melihat wajah Setya yang terkejut saat akan membuka pintu ternyata Aca dan Fariq melangkah ke arahnya. "Ah maaf bu, s

