CHAPTER 35

1498 Kata

Dengan langkah ragu ragu Maisie berjalan menuju kamar Andromeda yang berada di lantai dua dan di ujung ruangan. Sebuah pintu kayu besar dengan bingkai penuh ukir berdiri tegak di hadapannya. Tok tok tok... Gadis itu mengetuk pintu, berharap Andromeda segera keluar agar ia bisa cepat turun dari tempat itu. Namun hampir lima menit lamanya ia mengetuk pintu, tak ada sautan dari dalam kamar. 'Apa pria itu memang sedang tidur?' batinnya. Maisie membuka kenop pintu kamar, ia melongokkan kepalanya mencari keberadaan Andromeda. Pria itu tak ada di dalam? Apa ia keluar? Maisie mengeluarkan handphone nya dari saku celananya, menyentuh layar handphone mencari kontak Andromeda dan mendialnya. Telephone genggam pria itu berdering, dan itu berada di atas meja ,samping ranjang kamar Andromeda.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN