Part 16

2443 Kata

Part 16Yasmin Bu Baskoro tak banyak bicara, duduk di sisiku sambil menatap kosong tepian jalan yang terlewati. Kedua tangannya erat memegang tas di pangkuannya. Hari ini dia berpenampilan lain dari biasanya. Tak ada riasan wajah yang sempurna, hanya bedak dan lipstik tipis saja sepertiku. "Bu?" panggilku pelan. "Eh? Sudah sampai kah?" tanyanya terkejut, menegakkan badan lalu menoleh ke arahku. "Belum, baru setengah perjalanan. Tadi sudah pamit sama bapak belum?" tanyaku. "Gak usah pamit, Bu. Saya gak akan dicarinya meski saya meninggalkan dunia ini sekalipun." Dia kembali menyandarkan punggungnya, matanya mulai berkaca. Aku melihat ada luka batin yang seakan sudah lama dipendamnya. Merengkuh bahu Bu Baskoro, hanya itu yang baru bisa kulakukan. Aneh! jika hanya karena merasa bersalah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN