Part 7

1301 Kata

Part 7Kini akhir bulan, pekerjaan di kantor sedang begitu menumpuk. Banyak berkas laporan yang harus diperiksa, harus menyelesaikan closing bulanan. Tak mungkin kutinggalkan pekerjaan untuk pergi menemui Yasmin hari ini juga. Hanya melalui ponsel ini saja bisa kucegah agar keretakan rumah tanggaku tak berlarut-larut. Kubalas pesan dari Yasmin. [Aku harus bagaimana? Pekerjaanku sedang menumpuk, pikiranku ruwet. Apa yang kamu inginkan dariku, Yasmin?] Tak lama, pesanku langsung terbalas. [Kejadian itu membekas sekali dalam ingatanku, susah untuk kuterima. Butuh waktu hingga aku baru sadar mungkin saat itu Mas khilaf, aku pun sama. Sudahlah, kita bahas nanti saja. Maafkan aku jika menyakiti Mas dengan kepergianku.] Maaf? Akhirnya kata itu terlontar duluan dari istriku. Kenapa tak terpiki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN