Vanessa terdiam, entah kenapa ada rasa sakit di dalam hatinya ini. Bukan karena apa, tapi ini memang faktanya kalau dia menyukai Michael, sahabatnya dulu. Michael banyak berubah sekarang baik sikap mau pun penampilannya "Gue harus gimana?" tanya Vanessa. "Hem, terserah sih sebenarnya gue enggak mau terlalu nyuruh lo ini itu," ujar Michael. Vanessa terdiam, dia sedikit berpikir. "Gimana kalau gue ngawasin doang? Gimana perkembangan kafe tersebut?" tanya Vanessa. Michael mengangguk. "Boleh ide yang bagus." Setidaknya Vanessa punya kerjaan daripada dia harus terus ke kantor milik Michael yang ada Michael tambah kesal dan muak. "Gue mulai kapan?" tanya Nessa memastikan sekaligus dia mau melihat bagaimana perkembangan kafe yang dipegang oleh inisial M itu. Tapi Vanessa sudah menduga cewek

