Setelah mencari alamat yang sesuai pada data yang di terima dari petugas kepolisian sebelumnya, akhirnya sampailah aku dan detektif Jo di sebuah rumah sederhana. “Pintu pagar rumhanya belum terkunci itu artinya mereka masih belum pergi tidur” Ucapnya, dan lansung saja ia berjalan menuju ke dalam melewati pagar rumah itu, untuk mencari pemiliknya. Tok tok tok Pintu rumah itu di ketuknya, “Siapa?” Terdengar suara tanya dari dalam dan pintu pun kemudian terbuka, “Anda siapa? Mau mencari siapa?” Tanya seorang pria dengan satu tangannya yang kini telah terbungkus dengan sebuah kain perban dan nampaknya sudah tak lagi utuh itu. Aku dan Detektof Jo sedikitnya di buat bisa mengerti kenapa pria itu sampai memilih untuk mengundurkan diri dari kepolisian setelah memberanikan diri ma

