“Hhhh...” Napas berat nan panjang itu di hembuskan pria paruh baya yang baru saja keluar dari kantornya. Dengan wajah yang nampak begitu lelah dan langkahnya yang nampak begitu berat, kini ia sedang menuju ke area parkiran untuk masuk ke dalam mobilnya dan pulang. Namun tanpa di sadarinya, sepasang mata tengah mengawasinya dari jarak yang tak begitu jauh darinya. Hingga ia pun mulai menyalakan mobilnya, dan akan keluar dari area gedung kepolisian. Selama dalam perjalanan, seorang pria yang semula telah mengintai Si pria paruh baya itu, kini tengah terus membuntutinya dari belakang. Hingga dengan sangat liarnya, si pengendara motor it uterus membuat motornya sepereti ingin menyerempet mobil yang di kendarai oleh atasan detektif Jo itu. “Selengean sekali orang itu” Kepala poli

