“.....” Diam, mendadak Gadis membisu setelah mendengar rencana yang baru saja di jelaskan oleh Bryan, yang intinya akan membuatnya terdorong lebih jauh ke dalam kehidupan Si Bandar Narkoba itu. “Hanya kau yang bisa Gadis...” “Maaf, aku harus menggunaka-“ “Tidak...” “Tidak, perlu meminta maaf, aku juga sudah mengajukan diri untuk benar-benar terlibat dalam penyelidikan ini...” Gadis langsung memutus ucapan Bryan begitu. Ingin mengungkapkan ketidakberatannya atas keputusan yang di pilih oleh Bryan untuk perannya dalam penyelidikan. “Lagi pula... aku juga tak harus benar-benar menjadi kekasihnya bukan? Aku tak harus jatuh cinta kepadanya kan? Aku hanya harus membuatnya jatuh cinta kepadaku, agar aku bisa mendapatkan posisi dalam bisnisnya itu, begitu kan?” Balas Gadis, terdenga

