Bryan pov “Hhh...” Rasanya kepalaku mendadak berat sekali, pandanganku gelap, aku tahu aku telah sampai tak sadarkan diri sebelumnya. Entah apa yang telah opsir Dean lakukan padaku, tapi jelas ia memiliki niatan buruk kepadaku. “Dia sepertinya sudah mulai sadar” Kudengar seseroang berucap begitu, aku tak dapat melihatnya karena kini mataku di buat tertutup oleh sebuah kain untuk menghalangi pandanganku. Tanganku pun ini tengah di ikat bersama dengan tubuhkuu yang sedang di dudukan di sebuah kursi. ‘Aku terjebak’ ‘Siapa sebenarnya opsir Dean itu? Kenapa dia sampai melakukan hal seperti ini kepadaku?’ Kepalaku di penuhi tanya atas keadaan yang tak kusangka akan jadi seperti sekarang ini, aku malah dengan bodohnya di jadikan seperti seorang tawanan, huftttt... “Kau sudah sada

