“O-oh...” “Ka-kau mau... mau apa?” Tanya Gadis terbata-bata, gugup, dengan tubuh yang jadi di mundurkannya, memiring, kesamping, berada dalam posisi siaga untuk menjauhi tubuh Leon yang kini tengah dicondongkan ke arahnya. Bahkan matanya setengah ingin terpejam, berkali-kali berkedip karena wajah Leon yang berada dalam jarak yang sangat dekat dengannya. “Aku ingin mengambil Roti...” Balas Leon yang ternyata hanya ingin mengambil sepotong roti yang berada di meja, tepat di belakang tubuh Gadis berdiri saat ini. “A-ah, ini...” Gadis lantas segera mengambilkan roti itu untuk kekasihnya, bahkan langsung ia meletakannya pada mulut Leon. “Tchh, kau ini...” Leon terkehkeh karena tingkah Gadis yang jadi terlihat sangat kikuk sedari ia bangun tadi pagi. Ia seperti remaja yang tak t

