“Ini untukmu...” Ucap Leon sambil menyerahkan rangkain bunga yang begitu indah pada Gadis, begitu ia memasuki ruangan 501 tempat dirinya yang selalu menghabiskan malamnya menegak banyak minuman itu. “Ehm? Wahh cantiknya, tapi ini bukan bayaran untukku yang menemanimu malam ini kan?” Tanya Gadis menggoda Leon begitu, sampai Leon jadi menyunggingkan senyum pertamanya setelah seharian selalu memasang wajah sangar dan seriusnya itu. “Kalau iya bagaimana?” Leon juga malah meladeni pertanyaan konyol Gadis yang jelas hanya sebuah canda saja itu. “Kau akan langsung di usir oleh madam Jennie, karena ia tak menerima sebuah rangkaian bunga sebagai bayaran clubnya ini, kecuali kalau bunganya itu adalah bunga bank” “Hahahahh....” Leon berhasil di buat mengeluarkan tawanya yang begitu lep

