Della memeluk Hilde dengan sangat erat. Senyum lebar menghiasi wajah jelita istri dari calon pemimpin klan Potente Re tersebut. Bagaimana Della tidak bisa merasa senang, ketika sahabat terbaiknya sudah terbilang menjadi keluarganya sendiri. Itu artinya, Della bisa bertemu bahkan jalan bersama dengan Hilde hampir setiap hari. Membayangkannya saja sudah sangat menyenangkan bagi Della. Saking senang dirinya, Della tidak sadar jika Hilde yang tengah ia peluk hampir saja keilangan nyawanya karena Della membuat dirinya kesulitan untuk bernapas. Untungnya, Marco menyadari hal itu dan memisahkan pelukan itu dengan lembut dan menarik Hilde ke sisinya. Jelas saja Della tidak terima dan ingin kembali memeluk Hilde yang tampak begitu cantik dengan gaun pengantin yang membalut tubuh rampingnya

