Della merasa gelisah dan terus memainkan tangan Ryan yang berada di atas pangkuannya. Kini, Della dan Ryan tengah berada di dalam mobil yang melaju membelah jalanan beraspal. Ryan yang menyadari kegelisahan Della tersenyum tipis dan balas memainkan helaian rambut cokelat Della dan berkahir mencium helaian lembut tersebut. "Tidak perlu gelisah, memangnya kau pikir kita akan melakukan apa sampai gelisah seperti itu?" "Kita akan ke rumah sakit, memikirkan hal itu saja sudah cukup membuat Della merasa cemas, Kak." Della menoleh dan menatap Ryan dengan jujur. Benar saja, Ryan bisa melihat kegelisahan yang terpampang nyata pada kedua netra cokelat terang Della yang indah. Meskipun tiap hari dirinya melihat netra indah ini, Ryan sama sekali tidak merasa bosan. Malahan, tiap Ryan t

