Bibir Della bergetar. "Pembohong! Aku tidak pernah menikah. Apalagi dengan dirimu." Della terus menyangkal apa yang ia dengar. Meskipun, Della ingat samar-samar saat dirinya dan Ryan berdiri berdampingan di hadapan pendeta. Lalu Ryan yang mengucapkan janji suci. Tapi Della benar-benar menganggap ingatan samar tersebut sebagai bunga tidur, bukan kenyataan seperti yang dikatakan oleh Ryan. "Apa kubilang, kau memang harus mendapatkan pendispilnan dariku. Bagaiman kalau kita mulai acara pendisplinannya?" Ryan menunduk dan mulai menyerang Della dengan keterampilan dirinya. Della mengerang dan menolak perlakuan Ryan. Sayangnya, perlawanan Della sama sekali tidak memberikan efek apa pun. Selain karena ketermpilan Ryan yang luar biasa, tubuh Della yang sudah kecanduan dengan sentuha Ryan, tid

