Menjelang tengah malam, Audrey tiba-tiba terjaga. Untuk sesaat, wanita itu merentangkan kedua tangannya dalam geliatan penuh nikmatnya. Setelah itu, Audrey pun meraba perutnya yang mendadak keroncongan. Selain merasa lapar, ia pun berniat melenggang ke kamar kecil untuk menuntaskan hasrat ingin pipisnya yang tak bisa ditahan lebih lama lagi. Namun sebelum itu, kening Audrey pun berkerut bingung kala tak mendapati sosok Malvino di sisi tempat tidur sebelahnya. "Ke mana, Malvin?" gumamnya bertanya-tanya. Lantas, ia pun menengok ke arah jam dinding guna memastikan pukul berapa saat sekarang ia terbangun dan Malvino tak ada di sisinya. "Astaga, ini sudah pukul 11 malam rupanya. Jadi, aku tidur sedari petang sudah berjam-jam lamanya...." ujar wanita itu tak menduga. Padahal, ia hanya bernia

