Menghadapi pria tua semacam Pedro, Audrey harus pandai-pandai menahan diri untuk tidak terbawa arus emosi. Meskipun ia sangat ingin sekali menghajarnya ketika kini kembali melihat wajahnya yang begitu memuakkan, tapi demi membuat keadaan terkendali, Audrey pun berusaha untuk bersikap tenang tanpa sedikit pun menunjukkan ekspresi ketakutan yang pada dasarnya memang sudah ia rasakan di awal dirinya mendapati lagi pertemuan dengan ayah tirinya tersebut. "Mau apa lagi kau menemuiku?" lontar Audrey dengan nada dingin dan tatapan datarnya. Kedua tangannya pun kini terlipat di d**a bersamaan dengan perhatian Pedro yang terpusat ke bagian perut Audrey yang sedikit menonjol. Menatap takjub, Pedro pun menaikkan sebelah alisnya seraya berkata, "Hemm, rupanya kau ini sedang mengandung?" ujar pria

