Audrey - 37

1711 Kata

Bunyi dering ponsel yang memekakkan telinga cukup berhasil membuat Malvino terbangun dari tidur lelapnya. Meski mata masih enggan terbuka, tapi tangan kanannya sudah merayap ke arah nakas guna mencari keberadaan benda berisik itu yang sudah mengusik waktu paginya. "Sial! Orang bodoh mana yang berani mengganggu waktu berkualitasku seperti ini," gumam pria itu mengerang. Lalu, saat tangannya sudah berhasil menemukan benda yang dicari, buru-buru ia pun meraihnya guna ia dekatkan ke arah matanya yang terpaksa harus dibuka. Ketika melihat nama Jasmie terpampang di layar, barulah pupil mata pria itu terbuka sempurna diiringi dengan rasa kantuk yang seketika lenyap. Sejenak, ia melirik ke arah Audrey yang masih meringkuk nyenyak di sebelahnya. Lalu, Malvino pun segera bangkit dari pembaringan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN