Sekitar dini hari, Audrey terbangun karena haus. Lalu, ia pun beranjak dari posisi berbaringnya lantas mendudukkan diri beberapa saat. Ia mencoba untuk mengucek kedua matanya. Demi menghilangkan rasa pusing yang hinggap di kepala, Audrey pun harus berdiam diri beberapa saat sebelum nanti ia beranjak dari duduknya. Sejenak, ia melirik ke arah Jasmie yang masih tertidur pulas dengan posisi membelakangi. Untuk sesaat, ia sempat mengatai dirinya sendiri sebagai orang paling konyol sedunia. Pasalnya, bagaimana bisa ia nyaris menampar Jasmie di saat ia datang kemari hanya untuk menemui kakak kandungnya. Dan ya, Audrey bahkan tidak bertanya dulu sebelum ia berniat untuk melayangkan tamparannya ke pipi Jasmie. Andai saja tidak ada Malvino di kala itu, mungkin satu tamparan sudah mendarat telak d

