“Dad!” teriak Valerie saat melihat sosok ayahnya yang tengah bermain golf bersama dengan Qeenan. Valerie tidak memperdulikan keberadaan Qeenan yang tengah menatapnya, sementara Darrel menarik tangan Valerie agar bersedia menunggu hingga permainan keduanya selesai. “Kenapa kalian masih di sini?” tanya Herald bingung. Harusnya mereka sudah menuju bandara saat ini. “Maaf dad, Valerie memaksa untuk menemuimu.” Kilah Darrel, dan mendapat pelototan dari Valerie. Jelas-jelas Darrel juga ingin menemui Herald untuk membatalkan bulan madunya menuju Maldives, tempat bulan madu impian semua orang tapi tidak dengan dua manusia ini. “Ada apa sayang?” Herald menghentikan permainannya dan menghampiri putri semata wayangnya. Dan tentu saja Valerie menarik Herald untuk menjauh dari Darrel dan Qeenan.

