“I need Kai…” ujar Valerie di sela tangisannya dan saat Darrel memeluknya di ruangan Sandres. Darrel melepas pelukannya. Kai? Siapa lagi itu? “Kai? Siapa?” “Caesar. Caesar C’dride.” “Apa? Kenapa kau membutuhkannya?” “Bisakah aku menghubunginya? Dan aku hanya ingin bicara dengannya berdua saja…” Darrel tampak berpikir, ia tidak menyangka sosok Caesar begitu berarti untuk Valerie. Jika tidak dituruti, ia takut kondisi Valerie tidak semakin membaik. Valerie itu pemberani. Tapi kenapa sekarang menjadi takut dan terlihat trauma seperti ini? Benar. Ia masih belum tahu banyak tentang Valerie. Ia hanya tahu bentuk dadaa Valerie yang indah. Ia hanya tahu karakter Valerie yang ia tampilkan di hadapannya. Mungkin saja banyak karakter Valerie yang masih tersimpan rapat oleh Valerie. Salah s

