Usai menyelesaikan urusan proses rujuk mereka, Langit dan Bulan memilih tinggal sementara di Kota Bogor sampai Bulan melahirkan. Perabotan bayi sudah lengkap, hanya tinggal menghitung hari si kecil mengemaskan itu hadir ke dunia dan melengkapi kehidupan baru mereka. Terutama Langit, bisa dibilang dialah yang paling antusias menanti jagoannya. Itu terbukti dari sikap dan perhatiannya untuk Bulan dalam hal sekecil apa pun. Termasuk sekarang, mereka sedang menikmati udara pagi di taman belakang rumah, dan Langit tampak sangat nyaman menyandarkan kepalanya di pahha istrinya. Sebuah karpet berukuran sedang menjadi alas mereka duduk, dengan sarapan sehat sederhana yang sudah habis tidak bersisa. Nafsu makan Bulan memang tidak bermasalah semenjak hamil, dia tidak rewel atau banyak menuntut sepe

