Tetaplah Tersenyum

1141 Kata

Ketika Langit tengah fokus bekerja, sebuah panggilan masuk di ponselnya. Nomor telepon dengan kode luar ngeri itu tampak nyata, dan itu milik Kania. Gadis kecilnya yang sekarang berada di Amerika dan tidak ada kabar selama dua bulan, kini menghubunginya lagi. Langit pun mengabaikan panggilan tersebut. Panggilan ke dua datang di waktu istirahat makan siangnya, Langit kembali mengabaikan itu. Dia sengaja menunda-nunda, menguji sampai sejauh mana Kania akan meyakinkannya soal keputusan kuliah di luar negeri, dan juga kejujuran hubungannya dengan Rion. Ah, ya. Sahabatnya itu, semenjak kejadian malam tersebut, Langit sengaja tidak mengungkit apa yang terjadi. Rion juga tidak ingat apa yang terjadi, dan melupakan kelakuannya. Langit hanya ingin melihat sejauh mana keseriusan Rion pada adik se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN