Bab 9.C

1229 Kata

"Nenek Kak Geo, kan, dari Jawa. Gak akan pake baju adat emang? Gak ada acara-acara adatnya gitu?" Tanya Riana yang berhasil membungkam Geo. Lelaki itu terdiam karena merasa jika ucapan Riana benar. Menghela napas panjang, Geo akhirnya mengangguk. "Satu dalam waktuㅡ" "Seberesnya aja, Tante.  Kalau bisa sebelum Ana nikah udah ada, gimana?" Riana tersentak. Ia menatap Geo yang menarik tangannya menggunakan sapu tangan lelaki itu. "Apa bisa berbicara menunggu saya selesai?!" Gadis itu tergugu di depan Geo. Entah keberanian dari mana sehingga Riana bisa memotong ucapan Geo dengan begitu keras. Padahal jauh di dalam hatinya, Riana sudah ketakutan ketika ia menyadari kalau dia kembali memotong ucapan Geo. "Maaf," cicit Riana. Geo baru akan membalas ucapan gadis itu, terhenti karena dering

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN