*** Sean hampir tak bisa mengendalikan dirinya saat mencium harum tubuh Vierra di dalam mobil yang sama. Gadis itu memiliki harum berbeda dari terakhir ia bertemu. Gadis itu memiliki harum segar yang menenangkan. Pantas saja pria b*jingan semalam begitu betah berlama-lama memeluk Vierra dan berdiam diri di ceruk leher gadisnya. Sean berusaha semaksimal mungkin untuk tidak berbalik dan menerjang Vierra ke dalam pelukannya. Sean berusaha mati-matian mengatur deru napasnya yang memburu sekaligus detak jantungnya yang tak terkendali. Tak salah lagi. Rasanya selama ini bukan hanya sekadar rasa penyesalan semata melainkan ada rasa lain yang menyelinap di hatinya, ia mencintai Vierra-nya. Rasanya Sean m******t ludah sendiri. Dia yang mengatakan tidak akan pernah jatuh cinta pada sosok gadis s

