*** Sean menggeleng kuat. Ini tidak mungkin terjadi, bukan? Vierra tidak mungkin meninggalkannya begitu saja, kan? Bahkan adiknya itu tidak meminta izinnya terlebih dahulu. Jangankan izin, berpamitan sebelum pergi pun gadis itu tidak melakukannya. Apa sebesar itu rasa sakit dan kecewa yang Vierra rasakan? “Dimana Rara, Dad? Kali ini tolonglah jangan bercanda,” ucap Sean dengan memohon. “Kami tidak berbohong, Nak.” Sean tak kunjung percaya walau Alex mengatakan hal itu padanya berulang kali. Sean memilih untuk keluar kamar dengan penuh amarah yang bergejolak di dalam hatinya. Pintu itu ia tutup kasar hingga menimbulkan suara yang amat nyaring memenuhi mansion itu. Vierra mungkin memang tidak berada di mansion ini, tapi bisa saja kan bahwa gadis itu sedang berada di apartemen tersembunyi

