Festival olahraga yang berhasil membuat para tokoh utama kita kelabakan akhirnya telah tiba. Kini Vania telah siap dengan baju olahraga buatan sekolah tercinta. Tas berisi botol minum dan bekal makan siang pun sudah aman. Sekarang ia tinggal menunggu teman-teman sekelasnya datang dan melakukan briefing. Jarum jam di tangan kiri Vania menunjukan pukul 06.30. Ah, sepertinya Vania terlalu semangat menghindari ajakan satu mobil dengan Graha. Akibatnya sekarang ia berdiam diri di kelas sendirian, hanya sendirian. Ditengah-tengah kebosanan tiba-tiba pintu kelas terbuka. Di ambang pintu berdiri sosok Rangga yang tengah memakai jam tangan seraya melangkah masuk ke dalam kelas. Seketika badan Vania menegap, kedua pipi putihnya mulai memerah. Gadis cantik itu kembali mengingat ciuman panas yang di

