Derap langkah memenuhi lorong panjang. Menjadi satu-satunya suara yang mengisi keheningan dalam tempat sepi itu. Puluhan penjaga yang harusnya berada di kanan-kiri untuk memberikan hormat kini tidak lagi nampak. Ah, benar. Mereka semua sudah berakhir di perut singa peliharaan seseorang. Surai indahnya bergerak anggun. Ditemani oleh sinar rembulan yang menerpa wajah ayunya. Gadis itu terus memacu langkah. Sedikit terburu, namun tidak mengurangi kadar keanggunannya. Violet. Sebut saja begitu. Satu-satunya anggota bergender perempuan di antara para eksekutif. Dirinya juga disebut sebagai satu-satunya ‘penyegar’ di organisasi busuk ini. Seringkali ia mendengar para anggota bawah yang memuji keanggunan serta kecantikan yang ia miliki. Kendati separuh wajahnya tertutupi oleh topeng, para anggo

