Menemani di rumah sakit

1894 Kata

Kembali berada di dalam ruangan yang serba putih di temani peralatan medis, seorang gadis terbaring lemah dengan selalu jarum infus menancap di tangan kanan nya. Matanya masih tertutup rapat seakan sedang menikmati waktu istirahat nya sehabis di hukum tadi. Teman yang di hukum bersama nya tadi dengan setia menemani nya di dalam ruangan itu sambil memerhatikan wajah pucat itu. Gema tengah menemani Naya yang masih tidak sadarkan diri sedangkan Mira sedang ke ruangan dokter Riko. Gema memerhatikan wajah Naya dengan serius, wajah yang hampir 24/7 menghiasi hari-harinya. Wajah yang selalu tersenyum meski ia Hina, ia caci bahkan ia lukai hatinya, wajah yang tak pernah memperlihatkan rasa benci nya ke seseorang. Gema kadang berpikir kenapa ia tidak bisa menyukai gadis ceria ini padahal kalau soa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN