Mungkin karena lelah menangis dan badan nya juga mulai lelah, Naya hanya pasrah saat di seret oleh Gema untuk duduk di atas rumput hijau di terangi lampu bundar berwarna kuning. Mereka duduk berdampingan di atas rumput itu dengan keadaan hening, tak ada satupun yang mencoba membuka mulut dan memulai percakapan. " Kenapa sih Gema kamu bebal banget di bilangin, dari tadi kan saya suruh kamu untuk meninggalkan saya, kenapa kamu malah tinggal di sini dan harus melihat keadaan saya hancur seperti ini?" Setelah keheningan melanda mereka sekitar 10 menitan, akhirnya Naya membuka percakapan dan mulai mengeluarkan unek-uneknya ke Gema namun Gema hanya diam karena memang ia lebih banyak diam dari dulu. " Saya sudah buruk di pandanganmu sejak awal sebagai cewek tidak punya malu karena mengejar-nge

