Ruangan kembali hening saat Dimitri keluar ruangan dan meninggalkan Freya bersama Vano yang dijaga oleh seorang pria di sudut ruangan. Vano hanya samar-samar mendengar suara isakan Freya, bercampur dengan suara nafasnya sendiri yang tesegal-segal saat matanya terus menatap pisau yang menancap di salah satu pahanya. Rasanya memang sakit, dan menakutkan saat Dimitri menusukan pisau itu begitu dalam sampai Vano khawatir ujung pisau itu hanya berhenti setelah mengenai tulang kakinya. Tapi dibandingkan ketakutan saat dia melihat ibunya sendiri tertusuk atau khawatir Freya sebelumnya tertusuk, rasa takut yang dimiliki Vano malah ditekan kuat oleh rasa lega yang kini dia rasakan. Vano bersyukur setidaknya dia bisa menyelamatkan Freya walaupun dia harus terluka saat ini. Perlahan pisau yang du

