Happy Reading! Bukk Zayn menutup laptop dengan kasar lalu meremas rambutnya frustasi. Bisa-bisanya ia dipermainkan tadi pagi. Apalagi masalah tentang pria bernama Abbad juga belum selesai. "Siapa Abbad?"Gumam Zayn lalu menyandarkan tubuhnya. Ia tidak bisa fokus bekerja jika belum tahu yang sebenarnya. Zayn melirik kemeja yang ia gunakan lalu teringat tatapan memuja istrinya tadi pagi. Hasrat ibu hamil, bagaimana bisa ia lupa. Zayn tersenyum licik lalu berdiri. Ia tahu apa yang harus dilakulan. Zayn keluar dari mobil lalu bergegas memasuki rumah. "Tuan sudah pulang?" Zayn mengangguk."Di mana istriku?" "Di kamar tuan." Zayn bergegas menuju kamarnya. Ceklek "Mas sudah pulang?" Tanya Deby heran. Zayn memandang istrinya kemudian menutup pintu dan menguncinya. Deby meletakkan novel

