CHAPTER 65. ANTARA HITAM DAN PUTIH

949 Kata

“Lantas, apakah kedekatan kita hanyalah sebatas perintah atau kebenaran?” Helcia meletakan tangannya dibawah dagu. Naya tidak membutuhkan waktu lama untuk menjawab pertanyaan tersebut. Karena hatinya tidak pernah goyah sedikitpun. “Kehadiran saya memanglah atas perintah Tuan. Namun, seiring berjalannya waktu, hati saya sudah sepenuhnya menganggap anda sebagai orang yang saya hargai.” “Naya.” Panggil Helcia. Bulu matanya yang panjang turun ketika menundukan kepala untuk melihat Naya yang masih berlutut diatas permukaan lantai. “Saya disini, Nona.” “aku tidak akan berkata bahwa perbuatanmu di masa lalu adalah hal yang benar. Pada dasarnya, tindakan kriminal seperti membunuh dan merampok bukanlah jalan yang menjanjikan. Namun, kita tidak bisa membedakan hitam dan putih secara mutlak bila

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN