CHAPTER 68. PENYAKIT YANG MULIA

2311 Kata

“Yang Mulia… anda baik – baik saja?” Helcia berbisik pelan. Masih berusaha mencerna kelakuan Istvan yang terlihat berbeda. Perasaan kasih sayang melonjak cepat melalui hati Istvan yang kemudian tersalurkan ke dalam hati Helcia. Namun, dibalik rasa penuh kasih tersebut, Helcia bisa merasakan ada secercah ketakutan yang tersembunyi dibalik hatinya. Ruangan itu begitu sunyi, Istvan tidak kunjung mengeluarkan balasan dan Helcia juga tidak tahu harus mengucapkan kata apa. Kedua tangan Helcia terkulai di samping tubuhnya, tidak mempunyai keinginan untuk membalas pelukan Istvan yang tampak seperti seseorang yang sedang merindu begitu lama. Angin berhembus masuk melalui jendela, menggerakan lembaran dokumen di atas meja yang tidak tertata rapih. Semakin lama Istvan memeluknya, Helcia semakin m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN